This blog is everybody that loves healthy food

Apa itu HBA1C? Ketahui Seberapa Pentingnya

Apa itu HBA1C? Ketahui Seberapa Pentingnya

Istilah HBA1C sangat erat kaitannya dengan penyakit diabetes. Dari berbagai macam cara pemeriksaan gula darah, HBA1C juga terlibat dalam salah satunya. Namun apakah Anda sudah mengetahui apa itu HBA1C?

Dalam artikel ini kita akan membahas lebih dalam tentang apa itu HBA1C, hubungannya dengan penyakit diabetes, seperti apakah prosedur tes yang dilakukan serta bagaimana tolak ukur HBA1C terhadap kadar gula darah.

Apa itu HBA1C?

Darah manusia terdiri dari beberapa zat penyusun antara lain, sel darah merah, sel darah putih dan keping darah. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang berfungsi sebagai pengedar oksigen dan pemberi warna merah dalam darah.

HBA1C atau dapat disebut dengan hemoglobin A1C merupakan salah satu jenis hemoglobin yang berikatan dengan gula dalam darah. Jumlah hemoglobin pada darah tidak selalu tetap bergantung pada fungsi yang sedang dilaksanakan.

Hubungan HBA1C dengan kadar gula darah

person holding white and black pen
Sam Moqadam di Unsplash

Penyakit diabetes merupakan kondisi dimana kadar gula dalam darah seseorang yang berada di atas batas normal. Kondisi ini terjadi karena adanya kelainan pada sistem tubuh sehingga tidak dapat memproduksi insulin atau pun kinerjanya tidak dapat maksimal.

Berdasarkan karakteristiknya yang dapat berikatan dengan gula darah, maka HBA1C erat kaitannya dengan penyakit diabetes. HBA1C dapat dijadikan sebagai acuan untuk menentukan kadar gula dalam darah.

Mengetahui kadar gula dalam darah seorang penderita diabetes sangatlah penting. Pemeriksaan secara rutin bertujuan untuk memantau kesesuaian pola hidup yang diterapkan seperti porsi makan, olahraga, dan konsumsi obat.

Apa itu HBA1C?

Hampir sama seperti beberapa tes lain, tes HBA1C  juga menggunakan darah sebagai elemen untuk menentukan kadar gula dalam darah. Jumlah hemoglobin dalam darah akan diamati untuk mengetahui kadar gula dalam darah seseorang.

Semakin banyak HBA1C yang terdeteksi maka kadar gula darah orang tersebut akan semakin tinggi, sebaliknya jika kadar HBA1C dalam darah sedikit, maka kadar gula darahnya juga rendah. Hal ini berkaitan dengan karakteristik HBA1C yang berikatan dengan gula darah.

Perbedaan tes HBA1C dengan tes gula darah lainnya

Tes HBA1C tidak dapat dilakukan secara mandiri di rumah seperti beberapa tes kadar gula darah yang lain. Tes ini membutuhkan bantuan tenaga medis yang bekerja di laboratorium karena sampel darah harus diproses lebih lanjut untuk mengetahui hasilnya.

Sesuai dengan umur darah yang akan beregenerasi setiap 3 bulan sekali, tes HBA1C juga disarankan bagi para penderita diabetes dilakukan setiap 3-6 sekali. Hasil dari tes HBA1C dapat mendeteksi kadar gula darah rata-rata selama 3 bulan ke terakhir.

Target pengukuran HBA1C untuk penderita diabetes

Indikator HBA1C untuk diabetes
Starship Hospital

Saat melakukan pengontrolan gula darah dengan menggunakan tes HBA1C sebaiknya para penderita diabetes tidak mendapat hasil lebih dari 6,5% HBA1C. Jika hasil pemeriksaannya diatas 6,5% maka perlu dilakukan penanganan khusus.

Umumnya kadar gula dalam darah seseorang dinyatakan normal saat hasil tes HBA1C berada di bawah 6,0%. Bagi orang dengan risiko diabetes atau masuk ke dalam kategori prediabetes maka hasil tes HBA1C berada di kisaran 6,0% hingga 6,5%.

Dari pembahasan di atas, apakah Anda pernah telah memahami apa itu HBA1C dan berbagai hubungannya dengan penyakit diabetes?

Jangan lupa untuk selalu mengontrol kadar gula darah Anda baik dengan metode sederhana yang dapat dilakukan di rumah maupun melalui tes HBA1C.

Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat untuk Anda dan teman-teman seperjuangan lainnya. Jangan lewatkan juga berbagai artikel menarik lainnya terkait diabetes yang dapat menjadi sumber informasi terpercaya.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *