This blog is everybody that loves healthy food

5 Tips Agar Diabetes Bisa Sembuh

5 Tips Agar Diabetes Bisa Sembuh

Seringkali timbul pertanyaan di masyarakat umum tentang apakah penyakit diabetes bisa sembuh? Jawabannya adalah diabetes bisa sembuh, dalam arti kadar gula darah stabil dan terkontrol. Inilah yang menjadi tujuan pengobatan diabetes dan kata lain dari diabetes bisa sembuh. 

Penderita diabetes yang terbebas dari gejala, terhindar dari komplikasi yang berat, dan dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa gangguan penyakit ini merupakan impian setiap penderita diabetes yang ingin sembuh.

Lalu bagaimana supaya gula darah stabil serta penyakit terkontrol? Berikut ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Diabetes bisa sembuh jika Anda selalu mengatur pola makan 

Langkah pertama dalam upaya mengontrol penyakit diabetes adalah mengatur pola makan. Anda perlu membatasi asupan karbohidrat, terutama karbohidrat sederhana seperti nasi atau roti putih, dan menggantinya dengan karbohidrat kompleks yang tinggi serat seperti nasi merah, sayur, gandum, dan sebagainya.

Penderita diabetes juga harus menjaga asupan lemak. Lemak yang harus dikonsumsi adalah lemak tak jenuh yang berasal dari ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun.

Rutin berolahraga juga bisa bantu diabetes agar bisa sembuh

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik secara rutin dapat menurunkan risiko terjadinya diabetes tipe 2. Penderita diabetes yang rutin berolahraga akan membantu mengontrol kadar gula darah, sehingga mengurangi kejadian komplikasi. 

Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga aerobik seperti berenang, jalan kaki, atau bersepeda, serta dilakukan sebanyak lima kali seminggu selama 30 menit tiap sesinya (total 150 menit per minggu).

Cara lain agar diabetes bisa sembuh adalah tetap jaga berat badan Anda 

Penderita diabetes umumnya akan mengalami penurunan berat badan, sehingga badannya akan tampak menyusut. Namun, tidak sedikit juga penderita diabetes yang mengalami obesitas. Obesitas merupakan faktor risiko diabetes. 

Pada penderita diabetes yang obesitas, berat badan harus diturunkan hingga mencapai bobot ideal. Caranya adalah dengan dua poin di atas, yaitu mengatur pola makan dan olahraga teratur.

Mulailah mencermati kadar gula darah Anda

Caranya cukup sederhana, yakni cukup dengan mencermati kadar gula darah Anda. Berikut adalah cara mencermati kadar gula darah Anda:

Penentuan kadar gula darah normal dilihat dari kapan waktu pengukuran pengambilan darah, oleh karena itu terdapat nilai gula darah sewaktu (darah diambil saat itu juga), saat puasa dan dua jam setelah makan. Berikut nilai normal masing-masing:

Kadar gula darah sewaktu: Perhitungan gula darah kapan saja. Nilai normal kurang dari 140 mg/dl.

Kadar gula darah puasa: Perhitungan gula darah yang dihitung saat puasa (delapan jam terakhir) dengan nilai normal kurang dari 100 mg/dl.

Kadar gula darah dua jam setelah makan: Perhitungan gula darah pada saat dua jam setelah makan dengan nilai normal kurang dari 140 mg/dl.

Mulailah untuk konsultasi ke dokter Anda

Dengan melakukan kunjungan ke dokter dan mendapatkan pemeriksaan, maka dokter akan mulai memberikan saran dan rekomendasi langkah penanganan dan pencegahan diabetes agar tidak menjadi semakin parah.

Pasalnya, jika kondisi diabetes disepelekan dan dibiarkan tanpa penanganan maka besar risiko terjadinya komplikasi penyakit yang lebih mematikan.

Diabetes adalah penyakit yang dapat dicegah. Sehingga lakukan pencegahan penyakit diabetes dan segera kenali faktor risiko yang Anda miliki.

Apabila Anda memiliki faktor risiko yang disebutkan di atas, segera lakukan usaha pencegahan penyakit diabetes dengan memeriksakan kadar gula darah Anda secara berkala, diet sehat, olahraga teratur, berhenti merokok, dan mengontrol penyakit yang mendasari (hipertensi, kolesterol, PCO).

Hal terakhir yang perlu diketahui adalah perlunya dukungan dari orang-orang terdekat kepada penderita diabetes, karena dukungan keluarga, teman ataupun relasi kepada penyandang diabetes dapat memberikan sebuah dorongan semangat untuk menjalani pola hidup sehat.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *