This blog is everybody that loves healthy food

Kenali 4 Fakta Penyakit Diabetes Melitus

Kenali 4 Fakta Penyakit Diabetes Melitus

Diabetes melitus atau yang dikenal dengan penyakit kencing manis merupakan penyakit yang terjadi karena kurangnya kadar insulin yang diproduksi oleh tubuh, sehingga tubuh tidak mampu mengolah glukosa yang menyebabkan kadar glukosa dalam tubuh melebihi dari batas normal.

Berikut 4 fakta penyakit diabetes melitus yang harus Anda ketahui.

Diabetes melitus terbagi atas 3 jenis lho!

Diabetes melitus yang secara umum diketahui memiliki 2 jenis ternyata terbagi atas 3 jenis, yaitu  diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 dan diabetes gestasional. Diabetes tipe 1 terjadi karena kelainan autoimun yang tidak dapat memproduksi insulin, sehingga kadar gula darah meningkat. Peneliti mengatakan bahwa diabetes ini dipengaruhi faktor genetik.

Diabetes tipe 2 merupakan diabetes yang paling sering terjadi pada penderita diabetes.  Diabetes ini terjadi karena pankreas tidak mampu memproduksi insulin yang cukup untuk kebutuhan tubuh. Hal ini dipengaruhi oleh faktor gaya hidup seseorang.

Selanjutnya adalah diabetes gestasional yang terjadi pada ibu hamil. Meskipun seringnya diabetes ini hilang saat Ibu melahirkan, namun diabetes ini dapat membahayakan kondisi Ibu dan bayi serta menyulitkan proses persalinan kelak.

Jika Anda seorang Ibu hamil dan menderita diabetes jenis ini? Jika iya, lakukan pemeriksaan kehamilan secara berkala dan kontrol kesehatan Anda agar Anda dan si buah hati tetap sehat.

Gejala diabetes melitus sangat beragam

Jenis jenis diabetes melitus
Lifescience

Gejala penyakit diabetes melitus cenderung beragam. Mulai dari gejala ringan hingga berat seperti infeksi pada bagian tubuh. Anda perlu waspada jika Anda sering haus, lapar, buang air kecil, berat badan menurun tanpa alasan yang jelas, penglihatan kabur dan mendapati luka yang sulit sembuh.

Berbagai gejala ringan tersebut merupakan gejala yang sering dialami oleh penderita diabetes melitus. Tidak hanya gejala ringan, penderita diabetes melitus juga sering mengalami infeksi pada kulit, gusi dan vagina.

Meskipun gejala yang ditemukan tidak spesifik dan sangat beragam, Anda harus tetap waspada dan wajib mengetahui gejala-gejala umum yang sering terjadi, untuk mengurangi risiko penyakit diabetes melitus sedini mungkin.

Dapat terjadi karena pola makan yang buruk

Pola makan yang buruk sangat mempengaruhi seseorang untuk terkena diabetes. Apakah Anda seorang penggemar makanan manis dan seorang penderita diabetes? Maka Anda perlu berhati-hati, karena bisa saja penyakit ini ada karena hal ini.

Pasalnya, makanan yang terus menerus didominasi oleh lemak, gula, karbohidrat dan kolesterol serta sedikit mengkonsumsi makanan berserat seperti buah-buahan dan sayuran akan memicu penyakit diabetes. Pola makan yang buruk akan menghasilkan nutrisi yang tidak seimbang dan dapat meningkatkan gula darah dalam tubuh. 

Minuman dengan pemanis buatan, soda dan alkohol serta mengkonsumsi camilan yang tidak sehat juga dapat memicu penyakit diabetes melitus lho. Anda dapat mengganti minuman yang tidak sehat dengan jus tanpa gula dan mengkonsumsi kacang-kacangan sebagai pengganti camilan Anda. 

Mari terapkan pola makan yang sehat untuk memperoleh nutrisi yang seimbang!

Terjadi karena gaya hidup yang tidak sehat

Duduk dan kebiasaan buruk lainnya memicu diabetes melitus
Austin Distel di Unsplash

Gaya hidup yang tidak sehat, dapat menjadi salah satu penyebab seseorang terkena diabetes. Seseorang yang jarang berolahraga dan melakukan kegiatan yang didominasi dengan kegiatan duduk sepanjang hari, merokok, sering stress dan tidak melakukan aktivitas fisik juga berpotensi terkena diabetes.

Hal ini terjadi karena otot-otot menjadi kaku dan peredaran darah akan tersumbat, sehingga kolesterol dan lemak jahat akan menyumbat peredaran darah. Oleh karenanya, aktivitas fisik sangat penting dilakukan agar lemak jahat dapat dikeluarkan oleh tubuh melalui keringat.

Bagaimana? Apakah Anda masih malas melakukan aktivitas fisik?

Ayo mulai terapkan gaya hidup sehat, pola makan sehat serta rutin berolahraga untuk kurangi risiko penyakit diabetes melitus!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *