This blog is everybody that loves healthy food

Awas, 5 Gaya Hidup Pemicu Penyakit Gula!

Awas, 5 Gaya Hidup Pemicu Penyakit Gula!

Penyakit gula atau yang biasa disebut dengan diabetes merupakan kondisi dimana kadar gula darah dalam tubuh tidak normal. Banyak faktor penyebab yang harus dihindari termasuk gaya hidup pemicu penyakit gula.

Apakah Anda sudah mengenal beberapa gaya hidup yang dapat memicu naiknya kadar gula darah? Berikut adalah gaya hidup yang perlu Anda waspadai

1.   Kelebihan Berat Badan atau Obesitas

Seiring dengan banyaknya makanan yang masuk maka berat badan juga akan bertambah. Kondisi ini mengakibatkan tubuh harus bekerja ekstra untuk menstabilkan proses pencernaan agar dapat mengurangi seluruh makanan yang masuk dan mengubahnya menjadi zat yang berguna bagi tubuh.

Namun jika hal ini berlangsung secara terus menerus maka lama kelamaan tubuh akan kewalahan dan tidak dapat bekerja secara maksimal.

Begitu juga dengan hormon insulin yang berperan sebagai pengurai gula dalam darah. Kelebihan berat badan dapat menurunkan kinerja hormon insulin yang mengakibatkan naiknya kadar gula dalam darah.

2.   Pola Makan Tidak Sehat

pola makan fast food jelas menjadi gaya hidup pemicu penyakit gula
Christopher Williams di Unsplash

Pola makan tidak hanya tentang porsi namun juga jenis makanannya. Porsi yang berlebihan dapat mengakibatkan kelebihan berat badan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Begitu pula dengan jenis makanan yang dikonsumsi. Fast food, makanan berlemak, makanan tinggi karbohidrat serta berbagai jenis minuman manis dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.

Pola makan yang tidak terkontrol dapat memicu kenaikan kadar gula dalam darah secara drastis serta menurunkan kinerja tubuh yang berusaha untuk menyeimbangkannya.

3.   Kurang Melakukan Aktivitas Fisik atau Olahraga

Tidak semua orang menyukai olahraga. Berdiam diri dan menonton tv menjadi kegiatan yang lebih banyak dipilih. Namun sadarkah Anda jika tidak melakukan aktivitas fisik atau berolahraga dengan cukup maka akan berdampak buruk bagi tubuh?

Saat tidak melakukan banyak aktivitas maka tubuh juga tidak memerlukan banyak energi. Sel-sel dalam otot yang seharusnya bekerja sama dengan hormon insulin untuk menghasilkan energi menjadi tidak banyak bekerja.

Karena kebiasaan ini otot menjadi tidak lagi sensitif dan sulit bekerja sama dengan hormon insulin yang berfungsi sebagai pengontrol gula darah.

4.   Merokok Menjadi Gaya Hidup Pemicu Penyakit Gula

Rokok mengandung banyak zat berbahaya bagi tubuh, salah satunya adalah nikotin. Nikotin merupakan zat kimia yang dapat menyebabkan orang kecanduan dan mendorong untuk terus merokok.

Dampak negatif lain dari nikotin adalah menurunkan keefektifan hormon insulin dalam mengontrol kadar gula dalam darah. Sehingga perokok membutuhkan lebih banyak insulin untuk mengontrol kadar gula darahnya.

Jika tubuh tidak dapat memenuhi kebutuhan insulin tersebut maka kadar gula dalam darah akan meningkat dan tidak terkontrol.

5.   Stres dan Kurang Tidur

Kurang tidur adalah gaya hidup pemicu penyakit gula
RAND Corporation

Tidak hanya fisik, kondisi kesehatan mental juga menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam pengontrolan penyakit gula. Stres dan kurang tidur memang tidak dapat menyebabkan diabetes namun dapat memengaruhi kenaikan kadar gula darah.

Ketika mengalami stres dan kurang tidur, sistem metabolisme tubuh akan terganggu. Hal ini mengakibatkan ketidakseimbangan hormon sehingga mempengaruhi kenaikan tekanan darah, detak jantung serta kadar gula darah.

Menghindari kelima gaya hidup pemicu penyakit gula di atas menjadi jalan terbaik untuk menjaga kondisi tubuh Anda.

Melakukan kebiasaan sebaliknya seperti rajin berolahraga, menjaga pola makan, tidak merokok, menenangkan pikiran, dan menjaga kualitas tidur dapat membantu Anda dalam mengontrol kadar gula dalam darah.

Jangan lewatkan berbagai informasi lain terkait diabetes dalam berbagai artikel di laman ini. Anda juga dapat membagikannya kepada para pejuang diabetes lainnya. Semangat hidup sehat untuk hidup yang lebih bahagia!

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *