This blog is everybody that loves healthy food

Inilah Manfaat Labu Kuning untuk Diabetes, Anda Wajib Tahu

Inilah Manfaat Labu Kuning untuk Diabetes, Anda Wajib Tahu

Tahukah Anda bahwa kelompok pra lansia dan lansia merupakan penderita diabetes terbanyak di Indonesia? Data dari International Diabetes Federation, pada tahun 2017 memperkirakan ada 424,9 juta penduduk hidup dengan diabetes lho. Banyak sekali bukan?

Hal yang lebih mengejutkan lagi adalah negara Indonesia berada pada posisi ke-6 dari 10 negara dengan populasi diabetes tertinggi yaitu sebesar 10,3 juta penduduk. Berdasarkan data Riskesdas 2018, usia penderita diabetes di Indonesia ada pada rentang usia 15 sampai lebih dari 75 tahun dengan distribusi terbanyak pada 55-74 tahun sebesar 39,2% .

Usia tersebut termasuk pada kelompok pralansia dan lansia. Usia yang bertambah akan terdapat beberapa perubahan fungsi fisiologis pada tubuh, salah satunya adalah mekanisme menelan. Proses penuaan kemungkinan akan berimplikasi terhadap lemahnya otot, kehilangan gigi secara alami, dan terganggunya koordinasi gerakan yang dapat menyebabkan kesulitan makan.

Alternatif pilihan makanan selingan untuk penderita diabetes seperti snack bar, cookies, dan wafer memiliki tekstur keras. Hal tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan malnutrisi pada lansia, sehingga dukungan gizi perlu dilakukan, salah satunya dengan pemberian makanan dalam bentuk cair.

Makanan tinggi serat sangat direkomendasikan untuk penderita diabetes karena dapat meningkatkan kontrol glukosa darah. Berdasarkan penelitian labu kuning merupakan pangan sumber serat yang memungkinkan dan dapat membantu menurunkan risiko perkembangan penyakit diabetes.

Labu kuning untuk diabetes

Labu kuning (Cucurbita moshata) adalah tanaman yang dapat dibudidayakan di dataran rendah ataupun di dataran tinggi dan mempunyai manfaat kesehatan sebagai makanan anti diabetes. Labu kuning untuk diabetes diketahui mempunyai efek hipoglikemik dengan meningkatkan level serum insulin, menurunkan glukosa darah, dan meningkatkan toleransi glukosa.

Labu kuning merupakan sumber zat gizi yang baik seperti sumber karoten, serat, dan rendah energi. Total serat pada tepung labu kuning pada penelitian sebelumnya sejumlah 14,81-35,32%. Hal tersebut memperlihatkan bahwa labu kuning merupakan pangan sumber serat dan berpotensi menurunkan risiko perkembangan penyakit diabetes.

Lalu bagaimana ya cara kita mengkonsumsi labu kuning untuk diabetes?

Beberapa cara yang paling umum untuk mengkonsumsi labu kuning adalah dalam bentuk kue, sayur, atau roti. Namun, makanan-makanan yang mengandung labu kuning tersebut juga mengandung berbagai bahan yang umumnya tidak baik dampaknya untuk kontrol gula darah.

Minuman rasa labu kuning dan kue bolu labu kuning umumnya mengandung bahan-bahan seperti gula dan biji-bijian olahan, keduanya memiliki indeks glikemik tinggi dan nilai nutrisi rendah.

Makanan-makanan tersebut tidak memberikan manfaat kesehatan yang sama dengan mengonsumsi labu kuning dalam bentuk yang alami, sehingga bisa mempengaruhi kadar gula darah secara negatif.

Adakah dampak yang ditimbulkan saat memakan labu kuning untuk diabetes?

Tidak semuanya tentang labu kuning baik lho. Namun adakalanya segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Hal pertama kita harus mencari tahu beban glikemiknya. Beban glikemik adalah sistem penilaian untuk makanan yang kaya karbohidrat.

Beban glikemik juga menunjukkan jumlah karbohidrat dalam satu porsi makanan dan seberapa jauh makanan tersebut meningkatkan kadar gula darah. Nilai beban glikemik kurang dari 10 menunjukkan bahwa makanan tersebut memiliki dampak kecil pada kadar gula darah.

Labu kuning memiliki nilai beban glikemik labu  kuning rendah, yaitu 3, jadi tidak perlu takut mengkonsumsi labu kuning ya.

Namun, pastikan Anda harus mengkonsumsi labu kuning untuk diabetes secara tidak berlebihan ya, karena sesuatu yang berlebihan akan memberikan dampak yang tidak baik.

Jangan lupa untuk imbangi dengan minuman yang dapat menurunkan gula darah Anda, seperti minuman multigrain Mganik, untuk gula darah yang stabil!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *