This blog is everybody that loves healthy food

3 Minuman Tinggi Gula Wajib Dihindari Penderita Diabetes

3 Minuman Tinggi Gula Wajib Dihindari Penderita Diabetes

Anda pasti sudah mengetahui bahwa kadar gula dalam darah sangat dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang Anda konsumsi. Namun tahukah Anda jenis-jenis minuman tinggi gula yang perlu Anda hindari sebagai penderita diabetes?

Bagaimana Minuman Dapat Memengaruhi Kenaikan Gula Darah

Salah satu penyebab paling umum penyakit diabetes adalah menurunnya kinerja hormon insulin yang berfungsi mengurai kadar gula darah menjadi energi. Gangguan ini menyebabkan kadar gula dalam darah mudah naik.

Penyakit diabetes merupakan penyakit yang tidak dapat sembuh sepenuhnya namun bisa dikendalikan dengan menghindari faktor-faktor pemicu naiknya gula darah.

Salah satu pemicunya adalah makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Semakin banyak kandungan gula dalam makanan atau minuman yang Anda konsumsi, maka akan semakin berat tugas hormon insulin untuk menguraikannya.

Daftar Minuman Tinggi Gula yang Wajib Dihindari

Minuman tinggi gula tidak selalu terasa manis. Beberapa jenis minuman ini dapat memicu naiknya kadar gula dalam darah dan wajib dihindari oleh para penderita diabetes.

1. Minuman Rasa-rasa

Tampilan minuman rasa, minuman tinggi gula
Yeh Xintong di Unsplash

Minuman bersoda, es teh, dan minuman-minuman manis lainnya yang sering dijual di pasaran merupakan minuman yang perlu dihindari oleh para penderita diabetes.

Jenis minuman tersebut hanya mengandung banyak sekali gula tanpa kandungan lain yang bermanfaat bagi tubuh seperti protein, lemak, atau serat. Minuman jenis ini pun sebenarnya tidak membantu mengatasi rasa haus dan lapar.

Alangkah lebih baik jika Anda mengonsumsi air mineral daripada minuman rasa-rasa. Jika Anda tidak terlalu suka air mineral, Anda bisa menyiasatinya dengan menambahkan potongan buah segar tanpa tambahan gula untuk menambah rasa.

2. Kopi dan Teh

Kafein yang terkandung dalam kopi dan beberapa jenis teh tidak baik bagi para penderita diabetes karena dapat menaikkan kadar gula dalam darah secara signifikan.

Kandungan kafein dalam kopi dan beberapa jenis teh dapat menurunkan sensitivitas hormon insulin. Sehingga ia tidak dapat secara maksimal bereaksi dan memproses gula dalam darah.

Meski masing-masing orang memiliki reaksi tubuh dan kadar toleransi yang berbeda pada kafein, namun akan lebih baik untuk mengurangi risiko buruk dengan mengurangi konsumsinya.

3. Susu

Susu ternyata adalah minuman tinggi gula

Minuman susu dan berbagai produk olahannya mengandung laktosa yang merupakan salah satu jenis gula mudah dicerna. Meminum susu tidak sepenuhnya dilarang. Namun akan lebih jika dikonsumsi dengan jumlah dan waktu yang tepat.

Jenis susu yang paling direkomendasikan bagi para penderita diabetes adalah susu kedelai tanpa pemanis karena mengandung lebih sedikit gula dan kaya akan protein.

Selain itu, berdasarkan penelitian, sarapan menggunakan susu cenderung lebih baik untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Setelah sarapan dengan menu yang mengandung susu, kadar gula akan lebih stabil dan dapat merasa kenyang lebih lama.

Minuman Terbaik Cegah Gula Darah Tinggi

Berdasarkan daftar minuman diatas ternyata tidak hanya minuman manis yang perlu dihindari oleh para penderita diabetes. Beberapa minuman yang tidak terasa manis juga dapat mengandung kadar gula yang tinggi.

Sebagai langkah pencegahan, Anda dapat mengurangi berbagai jenis minuman tinggi gula dan menggantinya dengan mengonsumsi lebih banyak air mineral atau minuman superfood yang aman bagi penderita diabetes.

mGanik merupakan salah satu minuman superfood yang dapat menjadi solusi bagi Anda yang ingin mengendalikan kadar gula darah. Kandungan 25 jenis multigrain dan 6 racikan khusus terbukti dapat menurunkan dan menstabilkan gula darah secara alami.

Tidak hanya itu mGanik juga dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh, tanpa pengawet, pewarna, dan pemanis buatan sehingga aman dikonsumsi anak-anak hingga orang tua. Dapatkan solusi mudah kontrol gula darah bersama mGanik!

Baca artikel lainnya:

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *