This blog is everybody that loves healthy food

Sudahkah Anda Tahu Jenis dan Ciri-ciri Diabetes?

Sudahkah Anda Tahu Jenis dan Ciri-ciri Diabetes?

Diabetes bukanlah nama penyakit yang asing di kalangan masyarakat Indonesia. Apalagi di kondisi pandemi yang menghambat untuk beraktivitas ini rupanya terdapat lonjakan penderita diabetes di Indonesia. Jika Anda adalah seorang penderita diabetes (diabetesi) atau keluarga dengan anggota yang mengidap diabetes, Anda perlu mengetahui jenis diabetes dan ciri-cirinya.

Ternyata ada 2 jenis diabetes

Jika Anda beranggapan diabetes adalah penyakit ‘gula’ atau tidak dapat mengkonsumsi gula, maka Anda juga perlu mengetahui perbedaan jenis diabetes.

Meskipun 2 jenis diabetes sama-sama menyerang hormon insulin, tetapi resiko dan penyebabnya sangat berbeda. Kedua diabetes ini juga sama-sama diikuti dengan lonjakan gula darah, namun memiliki dampak yang berbeda.

Secara garis besar, diabetes merupakan penyakit yang berkaitan dengan hormon insulin. Hormon insulin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk mengubah gula dalam darah menjadi energi. Jika hormon ini tidak bekerja dengan baik, tentunya akan membawa dampak seperti gula darah yang melonjak tinggi dan mengancam keseimbangan organ tubuh.

Jenis diabetes tipe I

Diabetes tipe I adalah jenis diabetes yang cukup jarang. Kondisi ini bisa terjadi dalam waktu sangat cepat hingga hitungan hari. Penyebabnya adalah kondisi autoimun yang menyimpang.

Pada kasus diabetes tipe I, imun tubuh justru berbalik menyerang sel-sel pankreas tempat hormon insulin dihasilkan. Kondisi ini menyebabkan kerusakan di pankreas dan organ tubuh lainnya.

Selain autoimun, orang yang beresiko mengidap diabetes tipe I adalah usia anak-anak, konsumsi susu yang terlalu dini, dan konsumsi gluten sebelum waktunya.

Jenis diabetes tipe II

Jenis diabetes ada 2
Sumber: Medical News Today

Sedangkan diabetes tipe II adalah jenis diabetes yang sangat awam dialami masyarakat Indonesia. Pada diabetes tipe II, tubuh menjadi tidak reaktif atau tidak sensitif terhadap hormon insulin.

Kondisi inilah yang akhirnya memicu gula darah untuk tidak bisa dimanfaatkan dengan baik. Penderita diabetes tipe II perlu suntik insulin untuk memastikan kadar gula dalam darah tidak melonjak tajam.

Diabetes tipe II cenderung beresiko menyerang orang dengan gaya hidup pasif, kurang berolahraga, berat badan berlebih, dan konsumsi makanan tinggi karbohidrat serta lemak jenuh. Layaknya diabetes tipe I, riwayat keluarga juga menjadi faktor resiko pada penyakit ini.

Jangan lupa untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis untuk menentukan jenis diabetes yang Anda idap agar mendapatkan penanganan yang tepat, ya.

Ciri-ciri diabetes

Ciri-ciri diabetes bisa menyebabkan permaslaahan ini
Sumber: Verywell Health

Bagaimanakah ciri-ciri diabetes? Ada beberapa ciri-ciri khas yang tampak di penderita diabetes.

Salah satu yang khas adalah luka di permukaan tubuh yang sulit sembuh. Hal ini dikarenakan kadar gula yang tinggi menyebabkan saraf rusak sehingga tidak bisa mengirimkan sinyal sakit ke otak. Penyempitan arteri juga menyebabkan luka sulit sembuh.

Kondisi gula darah di atas normal juga berpotensi menjadi ciri-ciri diabetes. Meskipun seseorang belum disebut sebagai diabetesi, tetapi kondisi tersebut bisa memicu dan menjadi prediabetes.

Selain itu ciri-ciri diabetes lainnya adalah munculnya bercak-bercak hitam di sekitar leher, ketiak, dan selangkangan. Hal ini dikarenakan adanya resistensi insulin di tubuh Anda.

Meskipun kerap dialami siapapun, lemah dan mudah lemas juga menjadi ciri-ciri diabetes. Ketika tubuh tidak dapat mengolah glukosa dengan baik, maka energi pun juga tidak bisa masuk dengan sempurna sehingga diabetesi kerap lunglai.

Kontrol rutin ke dokter adalah kuncinya

Kontrol rutin dokter wajib untuk mengatasi diabetes
Sumber: AARP

Jika Anda sudah mengalami ciri-ciri di atas, tidak ada salahnya untuk kontrol rutin ke dokter terdekat Anda. Kadar gula darah umumnya menjadi salah satu tolak ukur dalam menentukan kondisi kesehatan Anda.

Jika Anda sudah terdiagnosa dengan diabetes, porsi makan seimbang dan olahraga ringan bisa membantu mengelola kondisi kesehatan Anda. Jangan lupa untuk selalu mempelajari ilmu tentang diabetes agar bisa terus berdaya dan berkarya.

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *